Skip to main content

FSPIM Demands Fair Wage Increase in Mining Sector

SPIM-KPBI Kecam Penangkapan Ketua Umum KPBI Ilhamsyah: Aparat Dinilai Represif dan Kriminalisasi Gerakan Buruh!

Ilustrasi SPIM-KPBI

Morowali, 20 April 2025—melalui Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) dan Serikat Pekerja Industri Morowali (SPIM) mengecam keras penangkapan Ketua Umum KPBI, Ilhamsyah (Boing), saat aksi damai buruh transportasi pelabuhan di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Aksi yang digelar Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI-KPBI) tersebut bertujuan untuk menuntut penyelesaian kemacetan parah akibat aktivitas bongkar muat pelabuhan, sekaligus mendeklarasikan pengurus baru FBTPI periode 2025-2028.

Penangkapan Dinilai Melanggar HAM dan Konstitusi

Menurut laporan Suara Muda Kelas Pekerja (SMKP), Ilhamsyah ditangkap sekitar pukul 10.30 WIB oleh aparat kepolisian dan “orang tak dikenal” tanpa prosedur yang jelas saat menyampaikan aspirasi buruh. SPIM-KPBI menilai tindakan ini sebagai:
 
Kriminalisasi gerakan buruh yang dijamin UUD 1945 Pasal 28E (hak berserikat dan berpendapat).
 
Pelanggaran Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Bentuk represifitas aparat yang mengancam demokrasi.

“Penangkapan Boing adalah bukti negara gagal melindungi buruh. Kami tidak akan tinggal diam!” tegas pernyataan resmi ketua harian SPIM-KPBI (Bung Jordi Goral).

Tuntutan dan Seruan Solidaritas
SPIM-KPBI bersama SMKP mendesak:

– Pembebasan segera Ilhamsyah tanpa syarat.
– Pencabutan pasal-pasal karet dalam Rancangan Undang-Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia (RUU Polri) yang berpotensi mengkriminalisasi aksi sipil.
– Evaluasi peran TNI-Polri di wilayah sipil, merujuk pada Undang-Undang TNI yang membatasi intervensi militer dalam urusan demokrasi.
 
“Jika aparat terus bertindak represif, kami siap mengepung Polda Metro Jaya melalui aliansi buruh KPBI dan FSBPI yang ada di jakarta!” seru ketua harian SPIM dalam poster kampanye solidaritas yang akan di edar luas di berbagai platform sosial media sosial.

Dukungan Lintas Sektor

Aksi ini mendapat dukungan dari berbagai macam organisasi buruh nasional mahasiswa, dan jurnalis. Mereka menilai penangkapan tersebut sebagai eskalasi otoritarianisme menjelang May Day. FBTPI-KPBI melanjutkan deklarasi di Gelanggang Remaja Jakarta Utara sebagai bentuk perlawanan.

Narahubung:
 
– Media SPIM-KPBI