Skip to main content

Buruh IMIP Memperingati Hari K3 Sedunia

Morowali–Puluhan massa buruh dari Federasi Serikat Pekerja Industri Merdeka (FSPIM) melakukan aksi mimbar bebas di sekitar kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP pada Selasa 28 April 2026. Aksi ini bertepatan dengan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sedunia (World Day for Safety and Health at Work), atau juga dikenal sebagai Hari Peringatan Pekerja Sedunia (International Workers’ Memorial Day).

Peringatan tersebut bekerjasama dengan Dewan Pimpinan Pusat Departemen Perempuan (FSPIM) melakukan aksi pembentangan spanduk yang bertuliskan “Stop PHK dan Outsourcing, Jangan Korbankan Nyawa Pekerja dan Lingkungan Demi Keuntungan“. Disamping spanduk tersebut, beberapa poster bertulikan: “Investasi Tanpa Hati, Kerja Tanpa Proteksi“, “Kita Semua Pekerja“, dan “Kerja Kerja Kerja Celaka“.

Selama ini kawasan pertambangan dan pengolahan nikel menjadi sorotan nasional, bahkan dunia internasional. Sorotan tersebut dikarenakan begitu gampangnya nyawa melayang di industri tambang dan pengolahan nikel dari rentetan kecelakaan kerja yang terjadi. Yang paling krusial adalah melayangnya nyawa 21 pekerja dari 59 korban pada 24 Desember 2023 silam, saat meledaknya tungku smelter di Departemen Ferosilikon PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS).

Dua anggota FSPIM dari PT Walsin Nickel Industry Indonesia (WNII) dan PT Ocean Sky Metal Industry (OSMI) dan sampai harus meregang nyawa akibat rentetan kecelakaan kerja tersebut. Mereka adalah 1) Andri (anggota PUK WNII) yang meninggal pada 28 September 2024 dan 2) Marjan Daud (anggota PUK OSMI) yang meninggal pada 16 Februari 2025.

Selain melakukan pembentangan spanduk, anggota-anggota Pengurus Unit Kerja (PUK) FSPIM yang turut hadir juga melakukan bagi-bagi selebaran. Hal itu dilakukan untuk memberitahukan kepada pengguna jalan yang sebagian besar adalah pekerja yang melintas, agar mengingat kembali apa dan bagamana hari buruh itu hadir sampai saat ini.

Aksi ini dilakukan sejam jam 16.00 sampai dengan pukul 18.00 WITA. Aksi tersebut juga sebagai pra kondisi menuju hari buruh sedunia (may day) dan ajakan bagi para pekerja se-kawasan untuk terlibat aksi di tanggal 1 Mei 2026 nanti. Para pengguna jalan dan beberapa buruh yang melintas menyambut hangat akan aksi pra may day tersebut.

Sekretaris Jenderal FSPIM, Jay, mengatakan:

Kami berharap berharap agar kiranya karyawan yang ada didalam kawasan IMIP dapat bergabung di aksi may day yang akan dilakukan di tanggal 1 Mei nantinya. Aksi rencananya akan dilakukan di kantor bupati pada tanggal 4 Mei  2026, guna memperjuangkan bersama apa yang menjadi keresahaan para buruh yang ada di morowali.

0 thoughts on “Buruh IMIP Memperingati Hari K3 Sedunia”

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *