Skorsing Mahasiswa, Kampus UINAM Bungkam Kebebasan Berekspresi.

Kepedulian SPIM-KPBI Terhadap Represi Akademik Dan Pembungkaman Demokrasi Di Kampuns Universitas Alauddin Makassar
Morowali 15 Maret 2025, — Serikat Pekerja Industri Morowali-Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia, menyatakan sikap solidaritas dan dukungan terhadap Aldi, mahasiswa UIN Alauddin Makassar, yang dikenai sanksi skorsing sepihak oleh pihak kampus. Aldi kini memperjuangkan haknya melalui jalur hukum dengan menggugat keputusan tersebut di pengadilan. Namun, tekanan sistematis seperti ancaman drop out (DO), kriminalisasi, dan tekanan psikologis terus ia alami sebagai upaya untuk mematahkan perlawanannya.
Di tengah situasi ini, gerakan solidaritas mahasiswa semakin menguat. Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aksi damai menggelar unjuk rasa dengan seruan: “Memenangkan Aldi adalah memenangkan demokrasi”. Aksi ini tidak hanya menjadi bentuk dukungan moral, tetapi juga upaya mengawal proses persidangan agar berjalan transparan dan adil.
Bung Jordi, Ketua Harian SPIM-KPBI, menegaskan komitmennya:
“Saya pernah berada di posisi ini, menjadi korban skorsing sepihak dan intimidasi kampus, namun tetap saja kalah dengan birokrasi yang tidak manusiawi. Kasus Aldi dan mahasiswa UIN Alauddin bukan sekadar persoalan individu, melainkan bukti sistemik represi akademik yang harus kita lawan bersama. Jika hari ini kita diam, besok ketidakadilan ini akan menghancurkan masa depan generasi muda!”
Pernyataan tersebut mempertegas bahwa dukungan terhadap aksi solidaritas bukan hanya bentuk empati, melainkan kewajiban moral untuk melindungi hak-hak dasar pendidikan dan demokrasi.

Berikut poin-poin tuntutan yang disampaikan SPIM-KPBI dan gerakan mahasiswa:
1. Menghentikan segala bentuk intimidasi dan kriminalisasi terhadap Aldi dan mahasiswa lainnya.
2. Mencabut Surat Edaran Nomor 2591/3652 yang dinilai membatasi kebebasan berekspresi dan berpendapat mahasiswa.
3. Memulihkan hak akademik Aldi yang dirampas secara sepihak tanpa proses yang transparan.
4. Menuntut keadilan dari hakim dalam memutuskan perkara terkait Aldi, sesuai prinsip hukum yang imparsial.
5. Memberikan teguran tegas kepada pihak kampus yang melakukan intimidasi dan pelanggaran hak mahasiswa.
Korelasi Perjuangan Buruh dan Mahasiswa.
SPIM-KPBI melihat korelasi erat antara perjuangan buruh dan mahasiswa:
1. Lawan Struktur Otoriter :
Buruh melawan eksploitasi di pabrik, mahasiswa melawan represi di kampus.
2. Transparansi sebagai Kunci : Tuntutan transparansi dana BOP (mahasiswa) sejalan dengan transparansi anggaran perusahaan (buruh).
3. Solidaritas Antargenerasi: Ketidakadilan di kampus hari ini adalah cikal bakal ketidakadilan di dunia kerja besok.
4. Demokrasi sebagai Jalan Bersama : Penghapusan intimidasi dan penguatan dialog adalah fondasi demokrasi di semua lini.
SPIM-KPBI menegaskan bahwa demokrasi kampus harus dijunjung tinggi sebagai wadah pengembangan intelektual dan moral mahasiswa. Kebijakan represif, seperti skorsing sepihak dan penggunaan instrumen administratif untuk membungkam kritik, hanya merusak esensi pendidikan sebagai ruang dialog dan kemajuan.
“sebagai mantan mahasiswa yang terusik jiwa demokrasinya, buruh mendesak semua pihak terkait untuk segera memenuhi tuntutan ini. Perjuangan Aldi adalah cerminan perjuangan seluruh mahasiswa untuk keadilan dan iklim akademik yang manusiawi,” tambah salah satu anggota SPIM-KPBI***
Demokrasi kampus bukan hanya mimpi!
Demokrasi bukan pemberontakan, melainkan jalan menuju keadilan dan kemajuan pendidikan.
Hidup mahasiswa! Hidup rakyat pekerja!
Hormat kami,
Serikat Pekerja Industri Morowali – Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (SPIM-KPBI)
#CABUTSURAT3652
#WUJUDKANDEMOKRASIKAMPUS
Narahubung:
– Media SPIM-KPBI
Catatan dan Sumber:
– Data tekanan terhadap Aldi dirangkum dari laporan investigasi Dwiki Luckianto Septiawan.
– Pernyataan sikap dan tuntutan merujuk pada dokumen resmi SPIM-KPBI serta hasil Survei Kemahasiswaan Nasional (2022).
– Komitmen solidaritas buruh-mahasiswa berdasarkan rekomendasi Lembaga Studi Buruh (2023).
Tentang SPIM-KPBI:
Serikat pekerja yang berkomitmen memperjuangkan hak buruh dan perjuangan demokrasi mahasiswa, serta mendukung keadilan sosial di seluruh sektor.
Rilis ini dikeluarkan untuk disebarluaskan kepada media dan publik.