FSPIM MENANG TELAK TANPA KONFRONTASI: SELURUH ASPIRASI TERPENUHI!

MOROWALI, 28 November 2025 – Federasi Serikat Pekerja Industri Merdeka (FSPIM) merayakan kemenangan bersejarah dalam perundingan melawan PT. Malachite International Mining (PT. MIM) pada 27 November 2025. Dengan mediasi kepolisian, FSPIM berhasil mengamankan seluruh tuntutan tanpa demonstrasi, membuktikan efektivitas strategi dan solidaritas.
"Ini kemenangan mutlak tanpa perjuangan di jalanan," ujar Agus Satrio Ketua PUK MIM FSPIM. Manajemen PT.
MIM menyetujui draf Perjanjian Bersama yang diajukan FSPIM, yang bersifat final dan tidak dapat ditawar.
"Tekanan dari rencana aksi massa memaksa mereka untuk duduk dan mendengarkan," kata perwakilan DPC FSPIM.
Adapun Poin-Poin Kemenangan Nyata yang telah di capai FSPIM sebagai berikut:
1. Pemulihan Hak Pekerja untuk di pekerjakan kembali: Amrullah dan Ahmadi dikembalikan haknya untuk bekerja sesuai posisi semula dengan hak penuh.
2. Pencabutan Sanksi: Semua surat peringatan dan sanksi kepada pengurus dan anggota FSPIM dicabut, nama baik serikat dan anggota dipulihkan.
3. Evaluasi Pejabat Bermasalah: Nuryadi (HR/HI & PJO Operasional) telah dicopot dan tidak akan dikembalikan ke jabatannya.
4. Transparansi Status Kerja karyawan PKWT: Perusahaan akan memberikan kejelasan tertulis mengenai status kontrak semua pekerja PKWT sesuai peraturan perundang-undangan.
5. Jaminan Anti Union Busting: Manajemen berkomitmen menghentikan segala bentuk pembatasan aktivitas serikat dan menjamin tidak ada tindakan balasan.
FSPIM menekankan bahwa pembatalan aksi massa adalah bagian dari strategi kemenangan. Dengan meraih semua tuntutan, FSPIM membuktikan efektivitas perjuangannya.
"Kemenangan 100% ini adalah momen untuk memulihkan kepercayaan pekerja terhadap serikat. Ini adalah modal kami untuk memperluas organisasi dan melindungi lebih banyak pekerja di PT. MIM," demikian pernyataan resmi dari Ketua PUK MIM FSPIM.
FSPIM mengajak seluruh anggotanya untuk terus menjaga solidaritas dan mengawal implementasi kesepakatan ini hingga tuntas di lapangan.
"Sebarkan kemenangan ini seluas-luasnya. Hanya dengan bersatu dalam satu suara dan aksi yang terorganisir, kesejahteraan sejati kelas pekerja dapat diraih," seru Ketum DPP FSPIM (Jordi Goral).
Perjanjian Bersama ini sekarang memasuki tahap pengawasan. FSPIM mengajak seluruh anggotanya untuk terus menjaga solidaritas dan mengawal implementasi kesepakatan ini hingga tuntas di lapangan.